2022/11/25

Prinsip Dasar Networking Hyper-V

Tulisan ini merupakan versi terjemahan dan ringkasan sederhana dalam bahasa Indonesia dari posting dalam blog "Altaro DOJO Hyper-V" berjudul The Really Simple Guide to Hyper-V Networking.
Seluruh gambar merupakan hak cipta dari penulis yang bersangkutan. Silahkan baca posting asli untuk informasi lebih lengkap.

Jika anda baru mempelajari Hyper-V dan merasa kesulitan dalam konfigurasi networking, maka anda tidak sendiri (saya pun mengalaminya dulu). Banyak tulisan membahas topik ini secara mendetail, tapi saya mencoba pendekatan yang berbeda. Daripada mempelajari secara mendalam, mari kita mulai dari apa yang menjadi tujuan utama dalam konfigurasi network pada Hyper-V.

2022/10/26

Tutorial Hyper-V bagian I: Instalasi Role Hyper-V pada Windows Server

Sebelum Windows Server 2022, ada dua cara agar kita dapat menggunakan teknologi Hyper-V. Yaitu, dengan menggunakan Hyper-V Server (gratis) atau mengaktifkan role Hyper-V pada Windows Server bagi pemilik lisensi Windows Server (berbayar). Tampaknya Hyper-V Server 2019 merupakan versi gratis terakhir karena ke depannya Microsoft memilih lebih berfokus kepada Azure Stack HCI sebagai solusi virtualisasi untuk pengguna on-promise.

2022/10/21

Kenapa OS/2 sulit di-virtualisasi ?

Tulisan ini merupakan versi terjemahan dan ringkasan sederhana dalam bahasa Indonesia dari posting dalam situs "OS/2 Museum" berjudul Why OS/2 is Hard to Virtualize? oleh Michal Necasek.
Silahkan baca posting asli untuk informasi lebih lengkap.

Dengan banyak alasan, OS/2 ternyata sangat sulit di-virtualisasi, sangat sulit dibandingkan dengan DOS, Windows 3.x, Windows NT, Windows 95, atau banyak varian UNIX. Kebanyakan ini disebabkan oleh arsitektur dan sejarah OS/2.

2022/10/20

Apa itu Hyper-V

Tulisan ini merupakan versi terjemahan dan ringkasan sederhana dalam bahasa Indonesia dari posting dalam blog "Altaro DOJO Hyper-V" berjudul What is Hyper-V?.
Seluruh gambar merupakan hak cipta dari penulis yang bersangkutan. Silahkan baca posting asli untuk informasi lebih lengkap.
 

Hyper-V adalah platform virtualisasi dari Microsoft, atau ‘hypervisor’, yang memungkinkan sysadmin mengoptimalkan penggunaan hardware (baca: server) dengan menjalankan banyak instalasi OS secara independen dalam sebuah server fisik yang sama secara simultan.

2018/11/27

Lisensi “Hyper-V Server”

Microsoft terkenal dengan kebiasaan membingungkan user dengan menggunakan nama produk yang “abu-abu”. Hyper-V salah satu contohnya. Penamaan yang membingungkan menyebabkan sulitnya pemahaman hal yang berkaitan dengan lisensi.

  • “Hyper-V”, sebagai satu kata, merupakan teknologi. Hypervisor tipe-1 berupa komponen dari Windows, Windows Server, dan Hyper-V Server.
  • “Hyper-V Server”, adalah nama produk. Secara teknikal merupakan versi khusus yang sudah di-optimasi dari Windows Server untuk penggunaan Hyper-V. Secara legal, merupakan entitas terpisah dengan aturan lisensi tersendiri, terpisah dari Windows dan Windows Server.

2018/11/09

Aturan dasar lisensi Windows Server

Virtualisasi menyediakan banyak keuntungan, tapi satu yang terhebat adalah portabilitas. Kemudahan memindahkan instalasi OS yang belum pernah ada sebelumnya disediakan oleh mekanisme dalam hypervisor untuk memilih dan memindahkan ke server lainnya tanpa mengganggu user (Microsoft menyebutnya sebagai “Live Migration”). Terlepas dari istilah teknologi atau kemampuan hypervisor, kemudahan ini terkadang menyebabkan akibat serius dalam hal lisensi OS.

2018/11/02

Hello World

Selamat datang di posting pertama dari sebuah blog baru dari LISENSI-SOFTWARE.com – Blog Lisensi Software ???, atau disingkat LSCBlog. LSCBlog dikelola oleh member dari LISENSI-SOFTWARE.com, Kurnia Sembada. Kurnia akan mem-posting, memberikan komentar, dan berpartisipasi dalam blog ini.

Mengapa ??? menjadi judul utama blog ini? Karena tergambar kerumitan, kompleksitas, ribuan produk dengan bermacam variasi, penggunaan metric khusus dan satu hal yang langsung ada dalam pikiran, UANG. Yap, lisensi software memang membutuhkan uang yang tidak sedikit. Untuk itulah saya mengajak komunitas untuk berpartisipasi dalam hutan belantara ini sesuai tagline blog ini:

Menjelajah semua hal baik teori maupun praktek pemanfaatan dan optimasi aset lisensi software yang anda miliki. Tahukah anda bila sebenarnya manajemen aset software adalah salah satu hal penting dalam dunia IT? Kita bahas bersama...

Saya senang dan berharap anda akan menyukai blog ini. Saya tahu lebih dan kurangnya fungsi blog tapi tetap berharap adanya fun didalamnya, menyediakan informasi yang berguna, dan sekaligus membuat beberapa kesalahan (dan koreksi). Kita ingin berdiskusi secara “reguler”. Bila fitur komentar belum dirasa cukup, silahkan layangkan email ke kurnia.sembada@hotmail.com bila anda tidak keberatan. I’m not expert or licensing specialist, tapi kita akan gunakan kekuatan komunitas untuk membahas apa yang sedang anda cari.

Dengan posting pertama ini, saya meminta anda untuk stay-tuned dan bergabung bersama dalam dialog tentang lisensi software…

Panduan dalam berkomentar

Seiring adanya partisipasi dari komunitas dalam blog Lisensi Software, kami menawarkan beberapa panduan tentang bagaimana kami menangani komentar secara umum. Tujuan utama kami menjadikan blog ini sebagai tempat diskusi terbuka perihal software dan penanganan lisensinya sesederhana mungkin.

Kami menyukai komentar. Hal yang ingin kami lihat dari sebuah komentar adalah:

  • Banyaknya respon menarik tentang lisensi software dan seluruh posting dalam blog ini.
  • Tetap fokus dalam topik
  • Tetap menjaga respect
  • Menyenangkan

Hal-hal yang mengharuskan adanya proses editing, bahkan penghapusan:

  • Bahasa yang bersifat menyerang atau mengganggu
  • Miss-interpretasi (misal, mengaku bukan sebagai diri sendiri) – jika anda tidak mau menggunakan nama asli, itu tidak masalah, asal “perilaku” anda tidak menyerang, mengganggu atau berlaku sebagai orang lain
  • Segala bentuk spam-blog

Kami harap beberapa panduan ini akan menjaga diskusi tetap hidup dan fokus terhadap topik yang dibahas.