2018/11/09

Aturan dasar lisensi Windows Server

Era virtualisasi menyediakan banyak keuntungan, tapi satu yang terhebat adalah portabilitas. Kemudahan dalam memindahkan instalasi sistem operasi (OS) yang belum pernah ada sebelumnya disediakan oleh beberapa mekanisme dalam hypervisor untuk memilih dan memindahkan ke mesin lainnya tanpa mengganggu penggunaan (Microsoft menyebutnya sebagai “Live Migration”). Terlepas dari istilah teknologi atau kemampuan hypervisor, kemudahan ini menyebabkan akibat serius dalam hal lisensi sistem operasi.

Aturan dasar yang tidak terbantahkan dari proses me-lisensi Windows Server (bahkan berlaku juga untuk seluruh sistem operasi Microsoft) adalah: Sebuah lisensi Windows Server selalu terikat dengan satu bagian spesifik dari hardware. Aturan ini telah berlaku sejak lama dan belum pernah berubah hingga saat ini untuk semua jenis lisensi. Yang berubah dari masa ke masa adalah bagian hardware apa yang menjadi target dari sebuah lisensi. Pada versi lama lisensi biasa terikat ke sebuah komputer fisik. Setelah era multiple-processor banyak digunakan, lisensi mulai diikat berdasarkan prosesor. Sejak Windows Server 2016, lisensi kini diikat berdasarkan core dalam sebuah prosesor.

Pengertian dari aturan dasar ini:

  • Adalah Core CPU (atau, dalam lisensi lama prosesor atau komputer fisik) yang menerima license, dan bukan instalasi OS.
  • Sebuah lisensi tidak bebas dipindahkan dari satu bagian hardware ke bagian hardware lainnya. Ada beberapa aturan pengecualian, tapi bahkan yang paling umum hanya dapat dilakukan dalam periode yang lama.
  • Virtual Machine (VM) tidak dapat dilisensi. Sebuah VM hanyalah “anak buah”, terlepas dari apapun yang terinstalasi didalamnya. Sebuah VM dapat berisi instalasi Windows, Linux atau bahkan tidak ada apapun didalamnya.
  • Instalasi OS, dalam komputer fisik ataupun virtual, tidak dilisensi. Hardware fisik dilisensi untuk menjalankan sebuah instalasi OS.
  • Product-Key bukanlah lisensi. Product-Key merupakan bagian dari lisensi, tapi dimasukkan ke sebuah instalasi OS dan dapat lebih bebas digunakan atau dipindahkan dibanding dengan lisensi itu sendiri.

Jika anda ragu mengenai akibat legal yang mungkin akan anda temui saat melakukan instalasi atau menggunakan sebuah VM, ingatlah aturan dalam point paling atas. Jika jumlah core yang akan menjalankan instalasi OS tidak dilisensi dengan lengkap, maka anda telah out-of-compliance sejak saat sistem operasi tersebut mulai berjalan.

image

Yang harus selalu diingat, dalam setiap waktu, adalah lisensi sistem operasi Microsoft selalu mengikat kepada satu bagian hardware. Biasanya tidak dapat dipindahkan. Bahkan bila bisa, harus dipindahkan secara keseluruhan. Beberapa komponen dan hak yang dibolehkan oleh sebuah lisensi tidak dapat dipecah atau dibagi ke beberapa bagian spesifik dari hardware.

Instalasi Fisik dan Virtual

Sekarang kita telusuri hubungan antara lisensi dan instalasi OS. Windows Server 2016 edisi Standard dan Datacenter menyediakan hak penggunaan instalasi OS pada satu hardware fisik dan dua atau lebih hak instalasi pada VM. Dari aturan dasar diatas, instalasi OS fisik dan virtual tidak dapat dipisah! Anda tidak diharuskan untuk menggunakan instalasi fisik atau bahkan instalasi dan fisik sekaligus, tapi anda tidak dibolehkan, dengan alasan apapun, menggunakan salah satu hak instalasi pada sebuah hardware dan hak instalasi lainnya pada hardware yang berbeda.


image 

image

Kesimpulan

  • Hak penggunaan sebuah instalasi OS fisik dan virtual yang diberikan oleh sebuah lisensi adalah tidak terpisah, tidak dapat dipindahkan, dan tidak dapat dibagi. Anda tidak dibolehkan ketika membeli sebuah lisensi, melakukan instalasi OS fisik pada satu komputer, dan menggunakan hak virtualisasinya untuk membuat dan menjalankan VM pada komputer lainnya.

  • Lisensi yang anda beli dialokasikan ke satu bagian hardware, dan bukan instalasi OS.

  • Jika anda menggunakan teknologi semacam Live Migration untuk men-transfer sebuah instalasi Windows Server dari satu komputer fisik ke komputer fisik lainnya, maka lisensi tidak ikut ditransfer; komputer target harus terlisensi dengan lengkap sebelum Live Migration dilakukan.

2018/11/02

Hello World

Selamat datang di posting pertama dari sebuah blog baru dari LISENSI-SOFTWARE.com – Blog Lisensi Software ???, atau disingkat LSCBlog. LSCBlog dikelola oleh member dari LISENSI-SOFTWARE.com, Kurnia Sembada. Kurnia akan mem-posting, memberikan komentar, dan berpartisipasi dalam blog ini.

Mengapa ??? menjadi judul utama blog ini? Karena tergambar kerumitan, kompleksitas, ribuan produk dengan bermacam variasi, penggunaan metric khusus dan satu hal yang langsung ada dalam pikiran, UANG. Yap, lisensi software memang membutuhkan uang yang tidak sedikit. Untuk itulah saya mengajak komunitas untuk berpartisipasi dalam hutan belantara ini sesuai tagline blog ini:

Menjelajah semua hal baik teori maupun praktek pemanfaatan dan optimasi aset lisensi software yang anda miliki. Tahukah anda bila sebenarnya manajemen aset software adalah salah satu hal penting dalam dunia IT? Kita bahas bersama...

Saya senang dan berharap anda akan menyukai blog ini. Saya tahu lebih dan kurangnya fungsi blog tapi tetap berharap adanya fun didalamnya, menyediakan informasi yang berguna, dan sekaligus membuat beberapa kesalahan (dan koreksi). Kita ingin berdiskusi secara “reguler”. Bila fitur komentar belum dirasa cukup, silahkan layangkan email ke kurnia.sembada@hotmail.com bila anda tidak keberatan. I’m not expert or licensing specialist, tapi kita akan gunakan kekuatan komunitas untuk membahas apa yang sedang anda cari.

Dengan posting pertama ini, saya meminta anda untuk stay-tuned dan bergabung bersama dalam dialog tentang lisensi software…

Panduan dalam berkomentar

Seiring adanya partisipasi dari komunitas dalam blog Lisensi Software, kami menawarkan beberapa panduan tentang bagaimana kami menangani komentar secara umum. Tujuan utama kami menjadikan blog ini sebagai tempat diskusi terbuka perihal software dan penanganan lisensinya sesederhana mungkin.

Kami menyukai komentar. Hal yang ingin kami lihat dari sebuah komentar adalah:

  • Banyaknya respon menarik tentang lisensi software dan seluruh posting dalam blog ini.
  • Tetap fokus dalam topik
  • Tetap menjaga respect
  • Menyenangkan

Hal-hal yang mengharuskan adanya proses editing, bahkan penghapusan:

  • Bahasa yang bersifat menyerang atau mengganggu
  • Miss-interpretasi (misal, mengaku bukan sebagai diri sendiri) – jika anda tidak mau menggunakan nama asli, itu tidak masalah, asal “perilaku” anda tidak menyerang, mengganggu atau berlaku sebagai orang lain
  • Segala bentuk spam-blog

Kami harap beberapa panduan ini akan menjaga diskusi tetap hidup dan fokus terhadap topik yang dibahas.